Akses E-mail & Web Murah via Dial-Up Telepon
Abstrak
Pandangan Umum
Akses Internet
Alternatif Akses Web bagi Institusi
Beberapa alternatif Web hosting
Alternatif Akses E-mail bagi Institusi
Akses Internet via TelkomNet Instant
Aug 15, 2010
Akses E-mail & Web Murah via Dial-Up Telepon
Onno W. Purbo
Tulisan ini berusaha untuk memberikan panduan singkat bagi rekan-rekan khususnya di dunia pendidikan untuk mengakses Internet dengan cara sederhana & semurah mungkin. Secara garis besar akses yang dimaksud akan terbagi dalam tiga bagian besar, yaitu (1) E-mail akses; (2) Web akses dan (3) Publikasi Web / Home Page (beranda muka).
Tulisan ini akan lebih memfokuskan dirinya pada akses e-mail yang tampaknya cukup kritis pada saat ini. Akses Web maupun publikasi home page relatif mudah dilakukan. Beberapa alternatif yang mungkin dilakukan secara sangat singkat akan dicoba di ketengahkan.
Tulisan ini berusaha menggunakan asumsi bahwa:
· Anda dari sebuah institusi (bukan pengguna perorangan). Solusi yang akan diketengahkan akan menjadi berlebihan kalau digunakan untuk perorangan.
· Anda memiliki beberapa buah komputer yang dapat di sambungkan menjadi sebuah Local Area Network (LAN).
· Salah satu dari komputer tersebut menjalankan Window95 dengan dilengkapi modem + telepon untuk dijadikan pintu gerbang bagi seluruh pengguna di institusi anda ke Internet. Saya berasumsi anda menggunakan telepon dial-up (bukan leased line).
Bagi sebagian besar masyarakat, Internet tampaknya identik dengan akses Web. Hal ini ada benarnya terutama bagi pemula yang mengakses Internet. Para pemula akan cenderung untuk berusaha melakukan surfing melihat berbagai situs Web yang ada di Internet.
Bagi sebagian besar pengguna lama / veteran Internet, akses Web menjadi hal kedua yang akan dilakukan. Sebagian besar waktu penggunaan Internet akan lebih banyak dicurahkan untuk berdiskusi & berkomunikasi dengan rekan-rekan sejawatnya baik melalui mailing list maupun langsung (direct).
Penggunaan e-mail selain lebih menguntungkan bagi penggunanya karena akan memberikan berbagai informasi yang dibutuhkan, waktu yang dibutuhkan untuk akses e-mail juga jauh lebih murah dibandingkan dengan akses web. Artinya biaya telepon maupun biaya akses Internet untuk e-mail akan jauh lebih rendah dibandingkan Web. Sebagai contoh, penulis yang relatif cukup sibuk – dengan menerima / mengirim e-mail paling tidak minimum sekitar 200-300 mail setiap hari beban biaya yang harus penulis tanggung hanya sekitar Rp. 40-50.000 / bulan.
Untuk keterangan lebih lanjut, kami sangat menyarankan agar membaca berbagai referensi yang ada di Internet seperti di http://xxx.itb.ac.id/~yc1dav/ maupun memonitor berbagai mailing list yang ada di Internet seperti di pau-mikro@nusantara.net, sysop-l@itb.ac.id, packet-l@itb.ac.id, ybnet-l@itb.ac.id, indonesia-panel@itb.ac.id, library-network@itb.ac.id, pustakawan@itb.ac.id.
Syarat utama untuk dapat melakukan akses e-mail maupun Web adalah kemampuan untuk akses Internet. Ada banyak alternatif yang dapat digunakan untuk akses Internet, sebagian dapat di peroleh dari tulisan kami yang lain tentang teknologi internet bagi dunia pendidikan yang dapat di ambil di http://xxx.itb.ac.id/~yc1dav/. Secara umum alternatif teknologi akses Internet yang dapat digunakan, antara lain adalah:
Tampaknya bagi kita di Indonesia, sebagian besar teknologi akses yang dikembangkan ternyata masih dirasakan terlalu mahal. Umumnya institusi pendidikan akan terbatas pada akses telepon dial-up dan packet radio (terutama di Bandung & Malang).
Melihat kenyataan ini, saya akan mencoba memfokuskan diri pada alternatif telepon dial-up saja. Bagi rekan-rekan yang sudah memiliki akses internet – khususnya yang hanya mempunyai satu e-mail address yang harus digunakan bersama-sama untuk satu institusi maka tulisan ini kemungkinan akan banyak memberikan manfaat.
Bagi rekan-rekan dunia pendidikan yang sama sekali belum memiliki akses internet. Ada beberapa alternatif yang dapat dilakukan:
Ide telkomnet instant secara umum adalah pengguna Internet tidak perlu mendaftarkan diri lagi ke telkomnet untuk mengakses Internet. Pengguna dapat langsung mendial no. telepon yang tersedia menggunakan username & password yang telah diberikan. Biaya penggunakan telkomnet instan akan dibebankan ke biaya telepon anda sekitar Rp. 150 / menit (biaya internet + biaya telepon). Tentunya dengan asumsi anda memiliki komputer Window95 yang dilengkapi modem yang tersambung ke saluran telepon.
Akses Web barangkali merupakan cara yang paling sederhana dari seluruh proses / kebutuhan yang ada. Teknik ini umumnya dilakukan oleh Warnet (warung internet) yang ada di mana-mana saat ini. Langkah yang umumnya digunakan adalah:
Melalui komputer proxy seluruh komputer dapat mengakses Internet secara bersama-sama. Beberapa masalah utama yang akan kita hadapi adalah:
Hal lain yang umumnya juga ingin dilakukan oleh sebagian besar pengguna adalah menampilkan berbagai informasi yang dimilikinya ke Internet. Untuk itu yang perlu dilakukan adalah mencari servis Web hosting. Ada cukup banyak situs di Internet yang memberikan jasa web hosting. Cara mencarinya cukup sederhana, yaitu melalui search engine di Internet seperti http://www.yahoo.com , http://www.infoseek.com , http://www.altavista.com
gunakan keyword webhosting untuk mencari jasa tersebut. Salah satu pemberi jasa web hosting yang cuma-cuma yang sering digunakan adalah http://www.geocities.com/. Tentunya ada pula yang sifatnya spesifik, seperti http://digital.lib.itb.ac.id untuk rekan-rekan perpustakaan di perpustakaan pusat ITB (library@itb.ac.id / digilib@itb.ac.id).
Masalah selanjutnya yang perlu dipecahkan adalah bagaimana cara menulis file-file HTML yang nantinya akan ditayangkan di Web. Ada beberapa cara yang sederhana yang dapat digunakan untuk menuliskan file HTML tersebut, yaitu menggunakan:
Umumnya alternatif yang saat ini digunakan adalah cara mahal, yaitu dengan cara menggunakan Web kemudian mengakses berbagai situs Web yang memberikan e-mail cuma-cuma seperti http://mail.yahoo.com, http://www.mailcity.com, http://usa.net, http://hotmail.com dll. Penulis sangat tidak menyarankan cara-cara ini untuk mengirim / menerima e-mail – karena sangat tidak effektif dan membuang uang untuk mengakses internetnya; kecuali bagi rekan-rekan yang mempunyai leased line 24 jam ke Internet.
Cara menggunakan akses Web untuk membaca e-mail merupakan cara yang mahal. Ada beberapa alternatif lain yang mungkin dikembangkan, seperti:
Semua cara di atas masih kurang mendekati kondisi ideal akses e-mail yang diinginkan. Pada kondisi ideal, kita menginginkan bahwa setiap orang dalam institusi kita akan memperoleh e-mail address seperti user@nama-institusi.ac-id.net atau user@perusahaan.co.id.
Salah satu cara yang sedang dikembangkan di ITB saat ini adalah menggunakan satu account dial-up saja, kita dapat memberikan akses e-mail bagi semua orang dengan e-mail address yang ideal tersebut. Dengan asumsi bahwa gateway e-mail yang akan digunakan nanti menggunakan Windows95 – maka cara yang dapat di ambil adalah:
Tentunya tulisan singkat ini agak sulit untuk menjelaskan lebih detail tentang cara kerja ETRN, penulis sangat menyarankan untuk mengambil software Mdaemon tersebut & membaca manual yang ada – khusus-nya penggunaan perintah ETRN / QSND dalam protokol ESMTP.
Bagi institusi yang sudah memiliki LAN yang sudah mempunyai server Novell, maka server Novell tersebut dapat digunakan untuk menyimpan e-mail dengan cara menginstall perangkat lunak pegasus mail dan mercury (mail server). Novell server tersebut masih perlu di bantu dengan gateway window95 yang menjalankan Mdaemon untuk mengirim / menerima mail dari / ke internet. Dalam Novell server, file /etc/hosts perlu di edit untuk memperkenalkan seluruh host yang ada dalam LAN ke Novell server.
Pengalaman penulis, bagi institusi-institusi yang masih baru menggunakan Internet - dibutuhkan waktu 5-10 menit / hari untuk sebuah institusi untuk mengirim & menerima seluruh E-mail mereka, jadi waktu yang dibutuhkan sangat singkat sekali & tidak memakan biaya besar. Tentunya jika trafik mail mulai menaik, dibutuhkan waktu lebih lama setiap harinya untuk mengirim / menerima e-mail tadi.
Bagi rekan-rekan yang kebetulan amatir radio & cukup dekat dengan gateway packet radio yang ada – maka LAN Novell ini dapat di sambungkan dengan gateway packet radio untuk berinteraksi melalui packet radio. Gateway packet radio dapat di bandung menggunakan:
Diskusi detail tentang hal ini dilakukan melakukan mailing list pada YBNET-L@ITB.ac.id dan PACKET-L@ITB.ac.id.
a. Surabaya, Malang, Madiun
User-id : telkomnet@instan
Password : telkom
No dial : 29912345
Untuk pelanggan DIVRE V di luar wilayah Surabaya dan Malang maka nomor dial harus didahului oleh 031 atau 0341.
b. Denpasar
User-id : telkomnet@instan
Password : telkom
No dial : 20912345
c. Jakarta
User-id : telkomnet2@instan
Password : telkom2
No dial : 0809 8 9999
d. Ujungpandang
User-id : telkomnet7@instan
Password : telkom7
No dial : 0809 8 9999
e. Bogor
User-id : telkomnet2@instan
Password : telkom2
No dial : 0809 8 9999
f. Banjarmasin
User-id : telkomnet6@instan
Password : telkom6
No dial : 0809 8 9999
g. Medan
User-id : telkomnet6@instan
Password : telkom6
No dial : 0809 8 9999
0 comments:
Post a Comment