May 9, 2010

Do's & Don'ts Dalam Dunia Kerja

Transforming Work: The Five Keys To Achieving Trust, Commitment, And Passion In The WorkplaceMenampilkan image pribadi yang baik di tempat kerja bukanlah hal yang mudah. Ada trik-trik khusus yang harus diperhatikan.

Menjaga nama baik di dunia sosial dan kerja memang penting, namun terkadang, kesalahan kecil bisa mempengaruhi image secara keseluruhan. Untuk itu Anda perlu mengetahui apa yang harus dilakukan, juga yang dilarang dalam menjaga nama baik dan reputasi.

Changing Behaviour at Work
Lakukan:
Jaga sikap dan penampilan Selalu jaga sikap dan penampilan, dimanapun, kapanpun terutama ketika Anda berada di ruang publik. Walaupun hari libur, namun bukan berarti Anda bisa menyerobot antrian kasir di supermaket. Bisa saja tanpa disadari, sebagian orang yang Anda serobot adalah klien penting atau salah satu atasan Anda.

Memakai busana asal-asalan juga bukan ide yang baik. Anda boleh bersantai, namun tetap dengan busana yang pantas. Tak ingin nama menjadi jelek hanya karena busana yang membuat Anda tampak serampangan kan?

Buat akun jejaring sosial di internet
Twitter dan facebook masih menjadi jejaring sosial paling populer. Membuat akun ini bisa membuat Anda lebih mudah berhubungan dengan keluarga, sahabat juga rekan sejawat. Membuat akun pesan instant (Instant messenger) seperti YM atau MSN juga bisa memudahkan Anda berkomunikasi dengan teman-teman dan rekan kerja.

Kerjakan tugas kerja sebaik mungkin
Ingin dinilai baik di lingkungan kerja? Naikkan etos kerja Anda. Selesaikan seluruh pekerjaan dengan maksimal. Jangan menyerah hingga sebuah prestasi Anda dapatkan. Atasan pasti mengandalkan Anda.

Jalin hubungan baik
Setelah memberi kesan baik, jangan lupa untuk menjalin hubungan yang baik pula dengan rekan kerja juga atasan. Tak ada salahnya untuk memberi ucapan selamat pada mereka yang ulang tahun, atau mengirimkan kartu ucapan saat lebaran ataupun hari natal. Tapi jangan terlihat berlebihan. Jangan-jangan Anda malah dianggap sebagai 'penjilat'.

Hindari:
Jangan jadi bahan gosip Gosip di kantor memang tak bisa dihindari. Tapi sebisa mungkin jangan menjadi bahan dari gosip itu ataupun menggosipkan orang lain. Gosip bisa berkembang menjadi lebih buruk. Belum lagi 'bumbu-bumbu' yang sering kali ditambahkan, nama Anda akan semakin tercoreng.

Jangan jadikan akun jejaring sosial sebagai jurnal pribadi Akun jejaring sosial sangat berbeda dengan jurnal Anda. Itu bukan tempat untuk berbagi hal-hal yang bersifat pribadi. Mengungkapkan perasaan secara rinci dalam status jejaring sosial bukanlah hal yang baik, apalagi sampai mengungkapkan sumpah serapah yang ditujukan secara personal. Setiap orang yang berhubungan dengan Anda di jejaring sosial itu akan tahu sikap Anda, dan bisa memberi penilaian yang negatif.

Jangan menjadi 'drama queen'
Membawa masalah pribadi ke kantor bukanlah ide baik. Jangan jadikan masalah pribadi Anda secara sebagai alasan menurunnya kinerja Anda. Bersikaplah profesional. Tinggalkan dulu semua masalah Anda. Jika tak mampu, lebih baik ajukan cuti untuk menyelesaikan masalah tersebut. Jangan sampai masalah pribadi Anda justru menjadi gosip panas di kantor.
referensi
Taking the Measure of Work; A Guide to Validated Scales for Organizational Research and Diagnosis
Four Secrets to Liking Your Work: You May Not Need to Quit to Get the Job You Want
There Is No Place Like Work: Seven Leadership Insights for Creating a Workplace to Call Home

Reactions:

0 comments:

Post a Comment