Dec 15, 2009

MENGUNAKAN RISET MARKET UNTUK MELIHAT KOMPETITOR

MENGUNAKAN RISET MARKET UNTUK MELIHAT KOMPETITOR

Pelajari hal sebanyak mungkin tentang kompetitor anda. Gunakan sumber-sumber yang telah diterbitkan. Bacalah laporan tahunan mereka. Lakukan survey atau diskusi kelompok terfokus. Lakukan analisa dan deskripsikan kekuatan dan kelemahan mereka.

1. Uji pemasaran

Cara yang terbaik untuk mengetahui apakah produk atau jasa anda akan laku di pasaran atau tidak, adalah dengan melakukan uji coba, yang lebih dikenal dengan uji pemasaran. Penjual retail sering melakukan uji pemasaran – mereka akan menjual dan menyimpan stock produk baru mereka hanya di beberapa toko saja. Apabila produk tersebut cukup laku, mereka akan menambah jumlah stock ke toko-toko tersebut. Tetapi apabila produk tersebut gagal dijual, jumlah kerugian finansial tidaklah terlalu besar, dibandingkan apabila kita langsung menjualnya ke semua toko atau memenuhi pesanan dalam jumlah besar.

Dalam usaha manufaktur, kita dapat membuat prototipe produk atau jasa baru dan menunjukkannya kepada calon klien – mereka mungkin menolak untuk memesan prototipe produk tersebut – atau justru dengan ini kita bisa mulai mencoba menjual jasa atau produk baru tersebut dalam skala kecil sebelum melakukan investasi atau mengintegrasikannya ke dalam brosur perusahaan.

2. Menganalisa informasi

‘Analisa riset pasar’ adalah cara yang digunakan oleh kaum bisnis untuk mengambil kesimpulan dari data yang telah dikumpulkan mengenai konsumen potensial, bahkan untuk memproyeksikan hasil finansial. Ini bukanlah ilmu eksak dan memiliki beberapa alternatif bentuk analisis sesuai dengan karakter masing-masing bisnis yang ditelaah. Tujuannya adalah:

1) Menentukan ukuran pasar; dan,

2) Mengestimasi porsi yang dapat anda raih, untuk memperkirakan penjualan.

Ingatlah bahwa tujuan dari semua riset pasar adalah memperoleh informasi dan jawaban dari permasalahan khusus sehubungan dengan bisnis anda. Anda harus memastikan bahwa analisa anda dapat menjawab dan memperoleh semua ini. Catatlah hasil jawaban angket dengan teliti. Ingatlah bahwa kita tidak perlu mengejar sebuah ide bisnis yang berasal dari hasil riset yang jelas tidak menunjukkan banyak permintaan.

Setelah anda mengumpulkan data, anda harus menganalisanya, mengorganisasikannya, dan memahami dinamikanya sehingga anda dapat memperoleh elemen-elemen penting dari data, memprosesnya, dan kemudian anda dapat mengambil keputusan-keputusan penting yang diperlukan. Anda kemudian harus berhati-hati agar tidak melakukan kesalahan dalam menginterpretasi. Buatlah kesimpulan dari interpretasi anda untuk ‘membentuk’ bisnis anda. Bersikaplah terbuka dan jujur. Informasi yang anda peroleh adalah untuk anda sendiri – bukan bagi bank atau orang lain.

Jangan biarkan prekonsepsi (pendapat anda sebelum riset) mempengaruhi atau menyembunyikan pesan yang ingin disampaikan kelompok terfokus yang anda undang. Sebuah perusahaan celana jins terkenal beberapa tahun lalu melaksanakan sejumlah diskusi kelompok terfokus untuk mengatasi masalah dalam pasar. Hasil diskusi adalah memang terdapat masalah dalam pasar, tetapi merek dagang perusahaan yang begitu terkenal tidak dihubungkan dengan masalah tersebut atau dianggap dapat menyelesaikan masalah begitu saja. Perusahaan tersebut tidak mengindahkan hasil diskusi, melemparkan produk baru ke pasaran, dan akhirnya gagal.

Download contoh Studi kelayakan Bisnis “ VEGETA ORGANIC RESTO” di : http://www.4shared.com/file/127810675/ae893887/SKB_VO_Resto__cafe.html

Bagi calon Investor yang berminat dapat menghubungi saya di email cukong_cute@yahoo.com / Hp 081325145356

Reactions:

0 comments:

Post a Comment