Feb 19, 2010

Cara Mendeteksi Kanker Kulit

img
(Foto: topnews)
Jakarta, Kanker jarang menunjukkan gejala spesifik sehingga banyak orang yang tidak menyadarinya termasuk pada kasus kanker kulit. Meskipun tidak sepopuler kanker payudara atau kanker serviks, tetap saja perlu dilakukan pemeriksaan diri terhadap kanker kulit.

Mencegah kanker kulit bisa dilakukan dengan melindungi diri dari paparan sinar matahari berlebih. Namun seseorang juga bisa mendeteksi adanya tanda-tanda awal kanker kulit.

Caranya dengan melepaskan baju dan mengamatinya di bawah sinar matahari. Tanda-tanda awal yang muncul biasanya berupa bintik-bintik, lesi atau seperti tahi lalat.

Cara lain mendeteksi dini kanker kulit adalah melihat perubahan, seperti ukuran, perubahan warna, rasa gatal dan berdarah. Karena banyak kanker kulit yang mungkin terlihat seperti psoriasis atau eksim.

Dalam penelitian terbaru yang dilaporkan Australian and New Zealand Journal of Surgery, peneliti dan ahli bedah plastik Patricia Terrill mengungkapkan pentingnya melakukan pemeriksaan lengkap seluruh tubuh jika ditemukan adanya perubahan pada kulit seseorang.

"Banyak dari kita yang mengabaikan penyakit kanker kulit. Sebagian besar kanker kulit berbentuk sama yaitu seperti bersisik merah kecil, bercak-bercak eksim atau bintil-bintil mirip mutiara," ujar Terrill, seperti dikutip dari ABC.net.au, Selasa (16/2/2010).

Terrill mengungkapkan sekitar 67 persen pasien yang pergi ke dokter sudah memiliki bentuk sel basal atau sel skuamosa karsinoma sehingga membutuhkan perawatan yang lebih panjang, sel ini hanya dapat ditemukan dengan melakukan scan seluruh tubuh.

Penyebab utama kerusakan kulit pada pasien kanker akibat paparan sinar matahari. Selain itu ada juga penyebab lainnya yaitu terpapar senyawa karsinogen dari lingkungan atau memiliki gen yang cacat sejak lahir sehingga berisiko lebih tinggi terkena penyakit.

"Meskipun kanker kulit bisa terjadi di daerah yang sering terkena sinar matahari, tapi dapat menyebar ke seluruh bagian tubuh yang lain. Bisa jadi tak hanya satu tempat saja yang telihat," ujar Professor Ian Olver, CEO Cancer Council Australia.

Olver menambahkan kanker kulit merupakan salah satu bentuk kanker yang bisa dilihat dan dapat disembuhkan, baik untuk yang melanoma atau pun non-melanoma. Kesempatan untuk sembuh akan lebih besar jika ditemukan pada stadium dini, karenanya penting untuk memeriksakan setiap adanya perubahan yang terjadi di kulit sebagai bentuk deteksi dini.

Terrill menyarakan sebaiknya melakukan pemeriksaan kulit seluruh tubuh dua kali dalam setahun, tapi untuk orang yang memiliki sejarah kanker kulit tak ada salahnya untuk lebih waspada terhadap setiap perubahan. Deteksi dini penting dilakukan karena kanker kulit bisa terjadi sejak usia 20-an tahun.

Reactions:

0 comments:

Post a Comment