Feb 16, 2010

APA WARNA MATAHARI ?

Hampir semua masyarakat di planet kita mempunyai kepercayaan yang bersifat mitos bahwa Matahari berwarna kuning. Berbagai masyarakat ini mencakup penduduk asli Amerika, orang aborigin di Australia, orang belanda, dan seterusnya. Pendapat ini bersifat umum dan telah diajarkan sejak kita kecil melalui pelajaran mengambar, namun apakah warna matahari sebenarnya ?

Permukaan yang berwarna putih mengambil warna pencahayaan local, dan anda dapat menggunakannya untuk membuktikan bahwa matahari berwarna putih. Pikirkan tentang apa yang terjadi jika anda mengenakan baju putih di klab malam yang di terangi oleh lampu berwarna merah. Tentu saja baju anda akan terlihat merah. Lalu pikirkan apa yang terjadi pada mobil atau baju yang berwarna putih di bawah sinar matahari di siang hari? Mobil atau baju itu tetap berwarna putih dan tidak berubah menjadi kuning seperti anggapan kita selama ini bahwa matahri berwarna kuning. Sesungguhnya, “Sun” mendefinisikan kata “white”.

Bagaimana mitos yang nyaris universal ini bermula?

Kita tidak benar benar tahu, namun salah satu penjelasannya adalah Matahari berwarna kekuningan hanya ketika anda dapat dengan aman memandangnya- ketika matahari berada di horizon pada saat terbit atau tenggelam. Pada saat saat ini, cahaya matahari harus melewati udara yang lebih tebal dari biasanya. Debu di udara membelokkan cahaya berwarna biru, meninggalkan ujung lain dari spectrum-warna kuning kemerahan. Harus di akui bahwa pada saat matahari kuning kemerahan ia menjadi begitu indah untuk dilihat. Di Bromo orang orang berbondong bondong pergi kepuncak gunung hanya untuk sekedar melihat matahari terbit “ sunrise” sementara di Bali, pantai pantai di sana selalu dipenuhi wisatawan yang ingin menikmati matahari yang berwarna kuning kemerahan di waktu sore “sunset”.

Atau, mungkin matahari tampak berwarna kuning ketika anda membandingkannya dengan langit biru. Anda memperoleh efek ini jika anda memandang langit biru selama beberapa lama dan dengan cepat melirik matahari. Pandangan warna anda telah dialihkan pada warna biru, dan untuk beberapa detik, anda melihat matahari dan afterimagenya sebagai warna kuning kemerahan. (afterimage adalah suatu sensasi visual yang selalu terjadi setelah stimulasi oleh penyebab eksternalnya usai)

Tanpa menghiraukan bagaimana mitos ini bermula, hal ini diajarkan kepada anak anak kecil ketika belajar mengambar. Mereka tidak pernah diberitahu” untuk mengambar matahari yang berwarna putih” tapi untuk “mengambar matahari yang berwarna kuning”. Mungkin alas an yang praktis untuk hal ini adalah –gambar berwarna putih tidak terlihat bagus di atas kertas yang berwarna putih

Konsekuensinya, hanpir semua orang percaya bahwa matahari berwarna kuning meski setiap hari kita melihat segala sesuatu yang berwarna putih tetap berwarna putih di siang hari. Hal ini tidak akan terjadi jika matahari berwarna kuning. Dan, matahari selalu terliaht putih ketika anda sekila memandangnya (sepanjang berada cukup tinggi diatas horizon). Satu satunya ynag telah membuktikan bahwa matahri berwarna putih adalah para astronom.

Matahari putih dan pelangi

Sesungguhnya, matahari memompakan energinya melintasi seluruh spectrum elektromagnetik. Energy ini mencakup sinar X, gelombang radio, dan kira kira dibagian tengah spectrum terdapat cahaya tampak. Sinar matahari terlihat putih karena matahari terdiri dari intensitas yang kurang lebih sama dari semua panjang gelombang tampak, dari merah hingga biru.

Sir Isaac Newton adalah salah satu ilmuwan pertama yang yang membuktikan hal ini. Pada tahun 1665 dan 1666, ia bereksperimen dengan sinar matahari yang memasuki ruangan gelap melalui sebuah celah kecil. Ketika melewati prisma, sinar tersebut terbagi menjadi semua warna yang terdapat pada pelangi, dan jatuh dipermukaan yang berwarna putih. Ia telah membuktikan bahwa cahaya putih terdiri dari warna warna pelangi.

0 comments:

Post a Comment